Oleh: Rahajeng Kurniawati
Berawal dari mengumpulkan data-data pendidikan yang dibutuhkan dalam pelatihan, lalu bertemu dengan Dinas Pendidikan dan sekolah terpilih, terlaksanalah program pelatihan pertama, yakni Kepemimpinan Transformasional. “Sederhana, namun bermakna”, begitulah kesan peserta pelatihan Kepemimpinan Transformasional untuk Pengelola Pendidikan di Wonosobo, yang berlangsung pada tanggal 2-10 Januari 2018, serta diikuti oleh 56 kepala bidang, kepala seksi, kepala unit pelaksana teknis, dan pengawas.
Pelatihan Kepemimpinan Transformasional tahap kedua berlangsung di Banjarnegara pada 21-28 Februari 2018. Di mana peserta pelatihan adalah 54 orang pejabat struktural di lingkungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, yang terdiri dari kepala unit pelaksana teknis dari 20 kecamatan dan beberapa pengawas SD. Selain dinilai menambah wawasan, program pelatihan ini juga membuka potensi untuk membina sekolah binaan.
Pada tanggal 22-28 Maret 2018, berlangsung pelatihan Kepeminpinan Transformasional batch 3-4 yang diikuti oleh 72 guru dan kepala sekolah di Kejajar, Dieng, yang kemudian dilanjutkan dengan pelatihan batch 5-6 pada 25 April-1Mei 2018. Tak sampai di situ saja, kegigihan 224 pelari berhasil menggerakkan hati 5000 orang donatur, hingga terkumpul donasi dengan total Rp 2.179.693.813,00. Dana inilah yang membantu berjalannya program pelatihan secara berkelanjutan.
“Guru biasa-biasa saja hanya bisa menceritakan. Guru yang baik mampu menjelaskan. Guru yang unggul mampu menunjukkan. Sementara guru yang hebat bisa memberikan inspirasi.” – William
Arthur Ward
Pelatihan Kepemimpinan Transformasional diharapkan bisa meningkatkan motivasi guru untuk menjadi teladan bagi anak didiknya. Oleh sebab itu, akan diadakan program lanjutan, yakni Train the Trainer pada 26-30 Juni 2018 untuk 30 orang calon pelatih lokal Kepemimpinan Transformasional di Wonosobo. Kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Kepemimpinan Transformasional Batch 7-8 pada 23-30 Agustus 2018 di Kejajar, Wonosobo.
Melalui serangkaian program yang telah dan akan berlangsung, bukan lagi tuntutan yang muncul, tapi teladan. Karena tuntutan akan melahirkan ketakutan, sedangkan keteladanan akan memberikan inspirasi bagi anak-anak.
Mari bergerak bersama demi generasi penerus bangsa yang lebih baik!
NusantaRun percaya masih banyak orang-orang baik di bumi pertiwi ini. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah ambil bagian untuk #BikinKerenIndonesia melalui program #GurukuMaju.
Terima kasih donatur, pelari, relawan, media, dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Mari kita terus melangkah untuk memajukan pendidikan di Indonesia.